BANGKA BARAT,www.fokusbabel.com— Perguruan Satria Muda Indonesia (SMI) Komda Bangka Belitung menggelar penataran wasit dan juri internal tahun 2026 sebagai upaya meningkatkan kualitas perangkat pertandingan pencak silat.
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wakil Bupati Bangka Barat, Yus Derahman, di Graha Aparatur Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Kamis (9/4/2026) malam.
Dalam kegiatan itu, peserta yang terdiri dari pendekar dan srikandi diarahkan untuk membangun standar profesional dalam memimpin pertandingan, sekaligus memperkuat integritas sebagai wasit dan juri.
Yus Derahman mengatakan, penataran ini bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan bagian penting dalam pengembangan olahraga pencak silat di daerah.
“Wasit dan juri memegang peran penting sebagai penjaga sportivitas, penegak aturan, sekaligus simbol keadilan dalam pertandingan,” ujar Yus.
Menurutnya, kualitas sebuah pertandingan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan atlet, tetapi juga oleh profesionalitas wasit dan juri yang memimpin jalannya laga.
Ia menekankan pentingnya melahirkan perangkat pertandingan yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga memiliki integritas dan keberanian dalam mengambil keputusan secara objektif.
Selain itu, Yus menilai SMI Komda Bangka Belitung konsisten dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang olahraga, khususnya pencak silat.
Ia berharap, melalui kegiatan ini, SMI mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang didukung oleh sistem pertandingan yang profesional dan tertata.
“Mudah-mudahan seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh, menyerap ilmu sebanyak-banyaknya, berdiskusi, dan bangun semangat kebersamaan. Jadilah wasit dan juri yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga berintegritas tinggi,” tutupnya.(*)









