Banner FokusBabel Gubernur
previous arrow
next arrow

Pekerja Tambang Tewas Tersambar Petir Saat Berteduh di Ponton di Bangka Barat

BANGKA BARAT,www.fokusbabel.com–Nasib tragis dialami Eko Sumiarso (49), buruh harian lepas asal Desa Bakit, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Ia meninggal dunia setelah tersambar petir saat bekerja di perairan Laut Belembang, Selasa (7/4/2026) sore.

banner 325x300

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu, korban bersama sejumlah rekannya tengah berada di atas ponton usai mencari biji timah.

Cuaca di lokasi tiba-tiba berubah drastis. Langit menggelap disertai hujan lebat dan petir. Korban bersama tiga rekannya kemudian berteduh di atas ponton sambil menunggu hujan reda.

Kapolsek Jebus AKP Ogan Arif Teguh Imani mengatakan, petir tiba-tiba menyambar ponton tempat mereka berlindung.

“Saat sedang berteduh menunggu hujan reda, petir tiba-tiba menyambar ponton tempat mereka berada,” ujar Ogan pada Rabu (8/4/2026) pagi.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka parah. Ia sempat dilarikan ke Puskesmas Sekar Biru, namun nyawanya tidak tertolong.

Sementara itu, satu rekan korban, Sapurman alias Agil (40), juga terdampak sambaran petir dan kini menjalani perawatan intensif di RS Mentok.

Dua saksi lainnya, Rusminiati (32) dan Saripah (30), selamat dari kejadian tersebut. Meski demikian, keduanya mengalami trauma dan telah kembali ke rumah masing-masing.

Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari para saksi

“Kami telah melakukan langkah-langkah darurat, termasuk mendatangi rumah duka dan mengambil keterangan dari para saksi guna kepentingan pendataan musibah tersebut,” katanya.

Saat ini, jenazah korban telah disemayamkan di rumah duka di Desa Bakit dan telah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) setempat.(**)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *