BANGKA BARAT,www.fokusbabel.com— Momen pelantikan 144 kepala sekolah (kepsek) jenjang TK, SD, dan SMP di Kabupaten Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung, diwarnai pemandangan yang menuai sorotan.
Sejumlah kepsek yang baru dilantik terlihat asyik memainkan telepon genggam saat Bupati Bangka Barat, Markus, menyampaikan sambutan.
Peristiwa itu terjadi di Graha Aparatur Pemkab Bangka Barat, Kecamatan Mentok, Kamis (2/4/2026). Berdasarkan pantauan di lokasi, perhatian para peserta pelantikan tampak terpecah.
Beberapa kepsek terlihat sibuk dengan ponsel, bahkan ada yang berfoto bersama rekan sejawat di tengah jalannya pidato.
Situasi tersebut memunculkan pertanyaan terkait etika dalam forum resmi. Pasalnya, kepala sekolah diharapkan menjadi teladan bagi guru maupun siswa, termasuk dalam hal kedisiplinan dan sikap menghargai agenda formal.
Jika dalam kegiatan resmi saja kurang menunjukkan fokus, dikhawatirkan hal itu berdampak pada kemampuan mereka dalam menanamkan nilai kedisiplinan di lingkungan sekolah.
Menanggapi hal itu, Bupati Bangka Barat, Markus, memilih tidak mempermasalahkan secara berlebihan.
Ia menilai para kepala sekolah yang dilantik merupakan tenaga pendidik yang telah memahami etika.
“Mungkin lagi foto-foto, saya rasa tidak perlu mengajari lagi. Guru-guru ini kan secara pendidikan sudah terdidik tentunya mereka bisa memahami apa yang saya sampaikan,” cetus Markus usai melantik 144 Kepsek pada Kamis, 2 April 2026.
Meski demikian, ia tetap mengingatkan agar para kepala sekolah tidak terlibat dalam politik praktis dan tetap fokus menjalankan tugas di bidang pendidikan.
“Saya sudah sampaikan, jangan berpolitik praktis. Fokus saja ke dunia pendidikan, mengajar yang baik dan benar, serta tunjukkan kinerja,” tegasnya.
Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Bangka Barat melalui Dinas Pendidikan disebut akan terus melakukan evaluasi terhadap kinerja para kepala sekolah yang baru dilantik tersebut.(**)









