Banner FokusBabel Gubernur
previous arrow
next arrow

Harukan! Dua Regu Pandu SD Muhammadiyah Mentok Dilepas Menuju Kemah Besar di Pulau Belitung

BANGKA BELITUNG,www.fokusbabel.com–
Suasana haru dan semangat terasa di halaman SD Muhammadiyah Mentok, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) pada Rabu (12/11/2025) pagi.

Para guru, siswa, dan orang tua berkumpul untuk melepas keberangkatan dua regu Pandu Hizbul Wathan (HW) yang akan mewakili sekolah dalam ajang Kemah Besar Tingkat Provinsi Babel.

banner 325x300

Kegiatan yang akan digelar pada 13–15 November 2025 di Bumi Perkemahan Cerucuk, Badau, Pulau Belitung, ini menjadi ajang bergengsi bagi para pandu Hizbul Wathan dari seluruh wilayah Bangka Belitung untuk berlatih, beradu ketangkasan, dan mempererat ukhuwah dalam semangat kepanduan Islami.

Dua regu yang diberangkatkan dari SD Muhammadiyah Mentok merupakan siswa-siswi terbaik yang telah menjalani pembinaan intensif selama beberapa minggu terakhir.

Mereka mempersiapkan diri melalui latihan baris-berbaris, pembekalan materi kepanduan, hingga pelatihan tanggung jawab dan kerja sama tim.

“Melalui Hizbul Wathan, anak-anak belajar tentang kepemimpinan, kedisiplinan, serta pentingnya tolong-menolong dan cinta tanah air. Kami berharap mereka tumbuh menjadi generasi tangguh yang berakhlak dan siap berjuang menegakkan nilai-nilai Muhammadiyah,” ujar Kepala Sekolah SD Muhammadiyah Mentok, Sastriadi, saat melepas keberangkatan para peserta.

Usai doa bersama dan pengarahan, para peserta berangkat menggunakan bus menuju Pelabuhan Sadai, Bangka Selatan, sebelum melanjutkan perjalanan menyeberang ke Pulau Belitung.

Para orang tua yang turut hadir tampak bangga dan haru. Beberapa di antaranya meneteskan air mata saat melihat anak-anak mereka membawa panji Hizbul Wathan dengan penuh semangat.

Guru pembina Hizbul Wathan, Nini Hartini, menjelaskan seluruh peserta telah dibekali dengan keterampilan kepanduan dasar, hafalan doa, dan keterampilan praktis yang akan diterapkan selama kemah berlangsung.

“Kami menekankan pentingnya menjaga adab, disiplin, serta semangat belajar di mana pun berada. Kegiatan ini bukan sekadar lomba, tapi pengalaman hidup yang akan membentuk karakter mereka,” ujarnya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah pembentukan karakter, memperkuat keimanan, serta menumbuhkan jiwa kepemimpinan sejati pada generasi muda Muhammadiyah.(*)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *