BANGKA BARAT,www.fokusbabel.com—
Warga Desa Air Putih, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, sempat dibuat waswas setelah menemukan benda diduga proyektil mortir di pesisir Pantai Pelabuhan Tanjung Ular.
Benda berbahaya yang dapat mengncam nyawa orang itu bahkan sempat dibawa pulang sebelum akhirnya dilaporkan ke polisi.
Kapolres Bangka Barat, AKBP Pradana Aditya Nugraha, mengatakan laporan diterima pihaknya sekitar pukul 09.00 WIB, Senin (23/2/2026). Benda tersebut diduga merupakan amunisi aktif peninggalan Perang Dunia II.
Dia menjelaskan, mortir itu pertama kali ditemukan seorang warga pada Jumat (20/2) malam saat melimbang pasir timah di kawasan Pantai Tanjung Ular.
Awalnya, warga mengira benda logam tersebut memiliki nilai ekonomis sehingga dibawa ke rumah.
“Setelah dibersihkan dan diperhatikan, bentuknya menyerupai amunisi mortir. Menyadari potensi bahaya, warga melaporkan kepada Bhabinkamtibmas dan diteruskan ke Polres,” kata Pradana.
Mendapat laporan itu, dia mengatakan langsung melakukan sterilisasi lokasi dan memasang garis polisi untuk mencegah warga mendekat.
“Kami langsung melakukan langkah-langkah untuk menjaga keamanan masyarakat. Area kami sterilkan dan dipasang garis polisi,” katanya.
Selanjutnya, ia menyampaikan pihaknya kemudian berkoordinasi dengan Tim Jibom Detasemen Gegana Sat Brimobda Polda Kepulauan Bangka Belitung.
Hasil pemeriksaan awal menyatakan benda tersebut merupakan proyektil mortir aktif yang diduga sisa Perang Dunia II dan kemungkinan terbawa arus laut hingga ke pesisir.
“Proses disposal berjalan aman sesuai SOP dan tidak menimbulkan insiden,” ujarnya.
Polisi mengimbau masyarakat, khususnya yang beraktivitas di wilayah pesisir, agar tidak menyentuh atau memindahkan benda mencurigakan yang menyerupai amunisi.
“Jangan sekali-kali menyentuh atau mencoba membersihkan benda yang menyerupai bom atau mortir. Segera laporkan ke polisi terdekat,” imbaunya.
Polres Bangka Barat menyatakan akan terus meningkatkan patroli serta sosialisasi guna mencegah kejadian serupa terulang.(**)









