BANGKA BARAT,www.fokusbabel.com— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mengusulkan sebanyak 110 formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) ke pemerintah pusat.
Usulan ini difokuskan untuk memenuhi kebutuhan tenaga guru, tenaga kesehatan (Nakes) dan tenaga teknis (teknis) di Kabupaten Bangka Barat.
Bupati Bangka Barat, Markus, mengatakan dari total usulan tersebut, sebanyak 50 formasi diperuntukkan bagi guru, 30 tenaga kesehatan, dan sisanya tenaga teknis.
“Kami sudah mengusulkan 110 formasi, terdiri dari 50 guru, 30 tenaga kesehatan, dan sisanya tenaga teknis,” kata Markus pada Kamis, 2 April 2026.
Markus menegaskan, usulan tersebut saat ini masih menunggu persetujuan dari pemerintah pusat. Pemkab, kata dia, baru sebatas menyampaikan kebutuhan sesuai kondisi di daerah.
“Ini masih usulan, belum disetujui. Harapan kami tentu bisa disetujui,” katanya.
Menurutnya, penambahan CPNS menjadi kebutuhan mendesak lantaran setiap tahun ada puluhan pegawai yang memasuki masa pensiun.
Jika tidak ada penambahan, dikhawatirkan akan terjadi kekurangan tenaga di sejumlah sektor penting.
“Jika disetujui bisa menutupi kekurangan guru-guru kita. Karena tiap tahun ada puluhan yang pensiun. Jika tidak ditamba bagaimana nanti,” imbuhnya.
Meski begitu, Markus mengakui jumlah 50 formasi guru yang diusulkan masih belum mencukupi kebutuhan di lapangan.
Namun, keterbatasan kemampuan keuangan daerah menjadi pertimbangan dalam pengajuan jumlah tersebut.
“Kalau ditanya cukup atau tidak, tentu belum cukup. Tapi kita juga harus menyesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah,” tuturnya.
Ia menambahkan, penambahan formasi juga harus diimbangi dengan kesiapan anggaran, terutama untuk pembayaran gaji pegawai ke depan.
“Kalau dibilang cukup Saya rasa belum cukup. Tapi kan kita mengukur keuangan daerah kita. Kalau mau banyak-banyak kalau tidak ada uangnya bagaimana gajinya,” tutupnya.(**)









