Banner FokusBabel Gubernur
previous arrow
next arrow

Arus Nataru di Tanjung Kalian Naik, ASDP Ungkap Fakta Mengejutkan soal Penyeberangan Bangka-Sumatera

BANGKA BARAT,www.fokusbabel.com— Aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Tanjung Kalian, Mentok, Kabupaten Bangka Barat, selama masa Posko Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) tercatat mengalami peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bangka mencatat, jumlah penumpang dan kendaraan yang menyeberang selama periode Nataru meningkat sekitar 3 persen dibandingkan tahun lalu.

banner 325x300

General Manager ASDP Cabang Bangka, Agustinus Cahyo Upandika, mengatakan peningkatan tersebut masih dalam kategori normal dan belum menunjukkan lonjakan signifikan.

“Secara keseluruhan ada kenaikan sekitar 3 persen dibandingkan tahun lalu, baik penumpang maupun kendaraan. Namun kondisinya masih normal, belum ada lonjakan signifikan,” ujar Cahyo.

Meski terjadi peningkatan, dia memastikan pihak ASDP belum melakukan penambahan trip kapal selama periode 18 hingga 25 Desember 2025.

Lebih lanjut, kata dia operasional penyeberangan masih berjalan sesuai jadwal reguler dan tidak mengalami kendala berarti.

“Masih relatif aman dan tidak ada loncakan yang signifikam. Jadi tidak ada kebutuhan penambahan trip,” katanya.

Selain membahas arus penyeberangan Nataru, ia mengungkapkan rencana pembangunan dermaga kedua di Pelabuhan Tanjung Kalian yang ditargetkan mulai direalisasikan pada tahun 2026.

Pembangunan dermaga tambahan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas layanan serta memperlancar arus penyeberangan Bangka-Sumatera ke depannya.

Dia menjelaskan, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, juga mereapon persoalan konektivitas penyeberangan Bangka-Sumatera.

Menurut Cahyo, meski fasilitas dermaga di Pelabuhan Tanjung Kalian sudah memadai, kendala masih terjadi di Pelabuhan Tanjung Api-api, Sumatera Selatan, terutama terkait pasang surut air laut.

“Di sini dermaganya sudah siap, tapi di Tanjung Api-api masih terkendala pasang surut. Ini harus dicarikan solusi bersama agar arus penyeberangan dan logistik tidak terganggu,” tuturnya.

Untuk itu, Gubernur Babel disebut berencana melakukan kunjungan ke Gubernur Sumatera Selatan guna membahas peningkatan layanan penyeberangan antara Pelabuhan Tanjung Kalian dan Pelabuhan Tanjung Api-api.

Selain itu, Cahyo juga menyoroti kondisi buffer zone di sekitar pelabuhan yang dinilai masih perlu pembenahan, terutama pada akses jalan.

“Kami berharap jalan di kawasan buffer zone dapat diperbaiki atau diperkeras agar lebih aman dan nyaman bagi pengguna jasa,” tutupnya. (**)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *