Banner FokusBabel Gubernur
previous arrow
next arrow

144 Kepala Sekolah di Bangka Barat Dilantik, Bupati Tekankan Anti-Bullying dan Cegah Nikah Dini

BANGKA BARAT,www.fokusbabel.com— Bupati Bangka Barat, Markus, melantik sebanyak 144 kepala sekolah jenjang TK, SD, dan SMP di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka Barat.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut berlangsung di Graha Aparatur Pemkab Bangka Barat, Kecamatan Mentok, Kamis (2/4/2026).

banner 325x300

Markus menegaskan bahwa pelantikan ini mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2025 tentang penugasan guru sebagai kepala sekolah.

Ia menyampaikan, para kepala sekolah yang dilantik telah melalui proses seleksi dan memenuhi persyaratan yang ditentukan melalui sistem KSPS yang terintegrasi dengan aplikasi I-Mut Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Saya sampaikan selamat kepada saudara-saudara yang baru dilantik. Ini adalah hasil dari proses seleksi yang telah dilalui sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Markus.

Dari total 144 kepala sekolah yang dilantik, terdiri dari 34 guru yang dipromosikan menjadi kepala sekolah, 50 kepala sekolah dengan penugasan tetap, serta 60 kepala sekolah yang mengalami mutasi ke sekolah baru.

Markus berharap, para kepala sekolah dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, terutama dalam meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan di masing-masing sekolah.

“Pergunakan waktu dan kesempatan ini untuk memberikan pelayanan pendidikan sebaik mungkin,” katanya.

Selain itu, ia secara khusus mengingatkan agar tidak terjadi praktik perundungan atau bullying di lingkungan sekolah. Menurutnya, sekolah harus menjadi ruang aman bagi seluruh peserta didik.

“Kami berharap tidak ada lagi perundungan di sekolah. Ini menjadi tanggung jawab bersama para pendidik,” tegasnya.

Tak hanya itu, Markus juga menyoroti fenomena pernikahan usia dini yang masih terjadi di kalangan pelajar, khususnya setelah lulus SMP.

Ia meminta para guru untuk lebih aktif memberikan pemahaman kepada siswa mengenai pentingnya melanjutkan pendidikan.

“Anak-anak baru lulus SMP kadang-kadang sudah menikah. Ini ya belum cukup umur saya menemukan itu, ada beberapa hal saya perhatikan juga itu. Sebagai guru, saya berharap sekali pada saat sekolah bisa menyampaikan ke murid – muridnya sekolah ini penting,” sebut Markus.

Markus menambahkan bahwa Sekolah Negeri adalah sekolah yang paling enak. Apalagi kata dia, pihaknya akan meluncurkan bantuan tas dan seragam gratis kepada siswa SD dan SMP yang baru masuk sekolah.

“Ini salah satu meringankan orang tua murid. Maka saya katakan sebenarnya tidak ada alasan lagi orang tidak mau sekolah negeri itu sangat memberikan atensi yang begitu luar biasa untuk dunia pendidikan,” tutupnya.(**)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *