BANGKA BARAT,www.fokusbabel.com— Bupati Bangka Barat Markus berencana merehabilitasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sejiran Setason dengan konsep pembangunan bertingkat.
Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas layanan sekaligus menekan biaya operasional RSUD Sejiran Setason.
Menurutnya, selama ini pembangunan RSUD Sejiran Setason lebih banyak dilakukan secara melebar sehingga membutuhkan lahan luas dan tenaga kerja yang lebih banyak.
“Kita ingin melakukan pembenahan supaya rumah sakit kita ini lebih bagus, menarik, dan indah. Selama ini pembangunannya lebih melebar, sekarang kita pikirkan lebih baik naik ke atas, bertingkat-tingkat,” kata Markus pada Rabu, 11 Maret 2026.
Ia menjelaskan, konsep bangunan vertikal dinilai lebih efisien dibandingkan pembangunan secara horizontal. Dengan jarak antar-ruangan yang lebih dekat, kebutuhan tenaga pelayanan juga bisa ditekan.
“Kalau melebar kan jaraknya jauh, otomatis membutuhkan banyak pegawai. Kalau bertingkat, jaraknya lebih dekat sehingga kita bisa hemat,” jelasnya.
Meski demikian, Pemkab Bangka Barat akan terlebih dahulu melakukan studi kelayakan sebelum merealisasikan rencana tersebut. Kajian ini diperlukan untuk memastikan kesiapan teknis serta kebutuhan anggaran pembangunan.
Markus menambahkan, pembenahan RSUD Sejiran Setason juga bertujuan meningkatkan daya saing layanan kesehatan di Bangka Barat.
Ia berharap masyarakat tidak lagi memilih berobat ke luar daerah, terutama pasien pengguna BPJS Kesehatan.
“Jangan sampai pasien yang kita tanggung melalui BPJS justru berobat ke luar Bangka Barat. Otomatiskan secara tidak langsung pemasukan kita sedikit,” ujarnya.
Sementara itu, ia menargetkan peningkatan kualitas fasilitas dan pelayanan di RSUD Sejiran Setason dapat memberikan kenyamanan bagi pasien sekaligus memperkuat sistem layanan kesehatan daerah
“Jika pelayanan, dokter sudah bagus otomatis kita berharap pendapatan rumah sakit meningkat,” tutupnya.(**)









