Banner FokusBabel Gubernur
previous arrow
next arrow

Kapolres Bangka Barat: Kolong Bekas Tambang Tak Lagi Aman untuk Aktivitas Warga

BANGKA BARAT,www.fokusbabel.com–
Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha menegaskan bahwa kolong bekas tambang di wilayah Bangka Barat tidak lagi aman digunakan untuk aktivitas warga.

Penegasan itu disampaikan menyusul insiden serangan buaya terhadap seorang warga di Desa Sekar Biru, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat.

banner 325x300

Menurutnya, kejadian tersebut menjadi peringatan serius bagi masyarakat, terutama yang bermukim di sekitar kolong eks tambang yang berada dekat dengan permukiman.

“Peristiwa ini menjadi alarm serius. Kolong eks tambang yang berada dekat pemukiman memiliki potensi ancaman nyata. Kami minta masyarakat tidak beraktivitas di lokasi tersebut,” kata Pradana pada Rabu, 11 Februari 2026.

Ia menilai, kemunculan buaya hingga ke daratan menunjukkan adanya perubahan perilaku satwa liar yang tidak bisa dianggap sepele.

Kondisi tersebut berpotensi membahayakan keselamatan warga apabila tidak diantisipasi secara serius.

Sebagai langkah pencegahan, Kapolres menginstruksikan seluruh kapolsek jajaran untuk memetakan kolong eks tambang yang berpotensi menjadi habitat buaya dan masuk kategori rawan.

Selain itu, jajaran kepolisian diminta memasang spanduk peringatan di titik-titik strategis serta memberikan imbauan langsung kepada masyarakat.

“Ini bukan sekadar imbauan formal, tetapi langkah antisipasi untuk menyelamatkan nyawa orang,” tegasnya.

Sementara itu, dia juga mendorong pemerintah desa agar segera berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) serta Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Bangka Barat untuk menangani keberadaan buaya agar tidak kembali masuk ke kawasan permukiman.

Pradana menegaskan, pihaknya tidak ingin muncul korban berikutnya akibat aktivitas warga di sekitar kolong bekas tambang.
“Kami tidak ingin menunggu sampai ada korban selanjutnya. Keselamatan masyarakat jauh lebih penting dibandingkan aktivitas apa pun di sekitar kolong,” ucapnya.

Dia juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor kepada aparat kepolisian atau instansi terkait apabila melihat keberadaan buaya maupun satwa liar berbahaya lainnya, sehingga dapat segera ditindaklanjuti.(**)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *