BANGKA BARAT,www.fokusbabel.com— Seorang nelayan asal Kelurahan Keranggan, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, Adnan Sahid (67), dilaporkan hilang saat melaut di perairan Karang Berang-berang.
Hingga Sabtu (10/1/2026), korban belum juga ditemukan oleh Tim SAR Gabungan.
Adnan diketahui berangkat melaut pada Kamis
(8/1/2026) sekitar pukul 16.00 WIB menggunakan perahu kayu. Namun, hingga keesokan harinya korban tak kunjung kembali ke darat seperti biasanya sekitar pukul 09.00 WIB.
Komandan Unit Pos SAR Mentok, Fajar Permana, mengatakan tim SAR telah melakukan pencarian sejak menerima laporan dari keluarga korban.
“Penyisiran sudah dilakukan sejak semalam di sekitar lokasi kejadian, namun belum membuahkan hasil. Hari ini pencarian kembali kami lanjutkan,” kata Fajar, Sabtu (10/1/2026).
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Pangkalpinang, Mikel Rachman Junika, menjelaskan laporan kehilangan diterima setelah upaya pencarian mandiri yang dilakukan rekan sesama nelayan tidak menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
“Setelah menerima laporan dari keluarga, kami langsung mengerahkan satu tim rescue dari Unit Siaga SAR Mentok menuju lokasi dengan koordinat duga 2°10’4.19″S 105°21’31.59″E,” ujar Mikel.
Lebih lanjut, ia mengatakan operasi pencarian menghadapi kendala cuaca buruk.
Hujan lebat disertai angin kencang masih melanda wilayah perairan Kepulauan Bangka Belitung dalam beberapa hari terakhir.
“Pencarian difokuskan dengan metode penyisiran permukaan laut menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) milik Basarnas,” ujarnya.
Operasi SAR melibatkan tim gabungan yang terdiri dari rescuer USS Mentok, Satpolair Polres Bangka Barat, BPBD Bangka Barat, serta dibantu nelayan setempat.
Hingga berita ini diturunkan, upaya pencarian terhadap korban masih terus dilakukan disekitar perairan Karang Berang-berang.(**)









